Cara Membaca Boundary Event
Boundary Event adalah lingkaran kecil yang menempel di tepi sebuah Task atau Sub-process. Ia menggambarkan: "selama task ini berjalan, ada kemungkinan kejadian X terjadi — apa yang harus dilakukan?"
Interrupting vs Non-Interrupting
Ini beda paling penting yang harus dikenali sebelum membaca boundary event lebih jauh:
- Interrupting (garis tepi lingkaran solid/utuh) — task yang ditempeli dihentikan begitu boundary event terpicu. Analoginya
try { } catch (Exception e) { }— begitu exception tertangkap, kode di dalamtryberhenti. - Non-Interrupting (garis tepi lingkaran putus-putus) — task tetap berjalan, dan jalur boundary event berjalan paralel di sampingnya. Analoginya signal handler yang berjalan bersamaan tanpa menghentikan proses utama.
Template Reading Grammar
| Jenis | Template Kalimat |
|---|---|
| Interrupting | "Jika saat {task} terjadi {event}, maka {task} dihentikan dan proses lanjut ke {next}" |
| Non-Interrupting | "Jika saat {task} terjadi {event}, maka secara paralel dilakukan {next} tanpa menghentikan {task}" |
| Timer boundary | "Jika {task} belum selesai dalam {durasi}, maka {next}" |
| Error boundary | "Jika {task} gagal dengan error '{nama_error}', maka {next}" |
Diterapkan ke diagram di atas (boundary timer, interrupting):
"Jika Tunggu Approval Atasan belum selesai dalam 3 hari, maka task tersebut dihentikan dan proses lanjut ke Eskalasi ke Manager."
Kenapa Perbedaan Ini Krusial Saat Dibaca
Salah membaca interrupting sebagai non-interrupting (atau sebaliknya) mengubah total logika proses:
- Kalau seharusnya interrupting tapi dibaca sebagai non-interrupting: pembaca akan mengira "Tunggu Approval Atasan" tetap berjalan setelah eskalasi — padahal task itu sudah dihentikan sepenuhnya.
- Kalau seharusnya non-interrupting tapi dibaca sebagai interrupting: pembaca akan mengira proses utama berhenti total, padahal task utamanya tetap jalan sambil menangani boundary event di jalur terpisah.
:::tip Cara cepat memeriksa garis lingkaran Zoom ke boundary event di diagram. Garis utuh = interrupting. Garis putus-putus = non-interrupting. Kalau tool BPMN yang dipakai tidak jelas menampilkan ini, tambahkan Text Annotation untuk memperjelas — lihat Artifact: Data Object, Data Store, dan Annotation. :::
Lanjut ke Cara Membaca Task/Activity, atau pelajari dasar notasinya di Boundary Event.
Artikel Terkait
Sudah memahami konsep BPMN?
Wujudkan diagram Anda menjadi workflow automation nyata tanpa coding - dengan AlurKerja, platform BPM buatan Indonesia.