Lewati ke konten utama

Cara Membaca Exception dan Error Handling

Exception handling dalam BPMN adalah mekanisme menggambarkan apa yang terjadi ketika proses gagal atau menyimpang dari jalur normal — lewat Error Event, Escalation Event, Compensation, dan Boundary Event. Diagram BPMN yang baik tidak hanya menggambarkan jalur sukses (happy path); ia juga harus menjawab: apa yang terjadi kalau sesuatu gagal?

Task Proses Pembayaran dengan boundary error event menangani kegagalan tanpa mengganggu jalur sukses

Tiga Mekanisme Exception di BPMN

MekanismeKapan DipakaiTemplate Kalimat
Error EventKegagalan teknis/bisnis yang butuh penanganan berbeda dari jalur normal"Jika {task} gagal dengan error '{nama_error}', maka {next}"
Escalation EventMasalah yang perlu dinaikkan ke pihak/level lebih tinggi"{lane} mengeskalasi '{escalation}' ke pihak terkait"
Compensation EventMembatalkan efek dari task yang sudah terlanjur selesai (rollback)"{lane} memicu kompensasi untuk '{task}'"

Diterapkan ke diagram di atas:

"Setelah Ajukan Approval, jika Proses Pembayaran gagal dengan error 'Kartu Ditolak', maka lanjut ke Tangani Kegagalan Bayar, dan proses berakhir dengan error 'Kartu Ditolak'. Jika tidak ada error, maka lanjut ke Proses Disetujui dan Kirim E-Receipt."

Cara Membaca Boundary Event sebagai Mekanisme Exception

Boundary Event (dibahas lengkap di Cara Membaca Boundary Event) adalah cara paling umum menggambarkan exception handling. Yang perlu diperiksa:

  1. Task mana yang ditempeli boundary event? — ini menentukan titik mana dalam proses yang rentan gagal
  2. Jenis event apa? — Error, Timer, atau Message menentukan jenis kegagalan yang ditangani
  3. Ke mana jalur boundary event mengarah? — apakah ke penanganan yang proporsional, atau ke jalan buntu

Pertanyaan Wajib Saat Membaca Exception Handling

Setiap kali membaca task yang punya konsekuensi penting (pembayaran, approval, pengiriman data sensitif), tanyakan:

  • Apa yang terjadi kalau task ini gagal?
  • Apa yang terjadi kalau task ini butuh waktu terlalu lama (timeout)?
  • Apa yang terjadi kalau input yang dibutuhkan tidak pernah datang?

Kalau diagram tidak punya jawaban untuk salah satu pertanyaan ini, itu bukan berarti prosesnya "tidak mungkin gagal" — itu tanda ada jalur yang terlupa digambar. Topik ini dibahas mendalam di Cara Menemukan Silent Failure Path.


Lanjut ke Cara Menemukan Silent Failure Path, atau pelajari dasar notasinya di Boundary Event.

Artikel Terkait

💡

Sudah memahami konsep BPMN?

Wujudkan diagram Anda menjadi workflow automation nyata tanpa coding - dengan AlurKerja, platform BPM buatan Indonesia.