Lewati ke konten utama

Sub-Process

Simbol Sub-Process dalam BPMN 2.0

Sub-Process adalah Activity yang berisi proses lain di dalamnya — sebuah proses di dalam proses. Ia memungkinkan Anda memecah diagram yang kompleks menjadi lapisan-lapisan yang lebih mudah dipahami, sekaligus memberikan kemampuan tambahan seperti penanganan exception secara kolektif.

Simbol: Persegi panjang sudut membulat dengan tanda + kecil di bagian bawah tengah
Mode tampil: Bisa collapsed (tanda + saja) atau expanded (isi terlihat)


Mengapa Sub-Process Ada?

Alasan 1: Menyederhanakan Diagram

Proses yang kompleks akan menghasilkan diagram yang terlalu besar dan tidak terbaca jika semua langkah ditaruh di satu level. Sub-Process memungkinkan drill-down — lihat gambaran besar dulu, baru masuk ke detail.

Berikut adalah diagram alur penyederhanaan diagram tingkat 1 ke tingkat 2:

Sub-Process Simplification Drill-Down

Alasan 2: Penanganan Exception Kolektif

Ini adalah keunggulan teknis yang tidak dimiliki sekumpulan Task biasa. Boundary Event yang dipasang di Sub-Process berlaku untuk semua aktivitas di dalamnya sekaligus.

Jika error terjadi di mana pun dalam Sub-Process — Cek A, B, C, atau D — semuanya ditangani oleh satu Boundary Event. Jauh lebih efisien daripada memasang Boundary Event di setiap Task secara terpisah.

Alasan 3: Scope Variabel dan Transaksi

Sub-Process membentuk scope sendiri — variabel yang dideklarasikan di dalamnya bisa bersifat lokal (hanya ada di dalam Sub-Process) dan tidak "mencemari" variabel proses induk.


Selanjutnya: Call Activity →

Artikel Terkait

💡

Sudah memahami konsep BPMN?

Wujudkan diagram Anda menjadi workflow automation nyata tanpa coding - dengan AlurKerja, platform BPM buatan Indonesia.